Membuat
DNS Server dan DHCP
Sebelum kita membuat DNS
server (Domain Name Server) dan DHCP pada sebuah jaringan komputer kita harus
tau lebih dulu mengenai hal tersebut. Mari kita mulai dari DNS server yang
merupakan server yang digunakan untuk mengetahui IP Address suatu host lewat
host name-nya, dan memiliki fungsi utama menerjemahkan nama-nama host
(hostname) menjadi alamat IP atau sebaliknya sehingga nama sebuah host akan
lebih mudah diingat oleh pengguna, sedangkan fungsi lainnya adalah memberikan
informasi tentang suatu host ke seluruh internet. Berikut ini adalah kelebihan
dari DNS server :
- Mudah, DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.
- Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah.
- Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).
Selanjutnya
kita akan membahas DHCP yang merupakan protokol client-server yang digunakan
untuk memberikan alamat IP kepada komputer client/ perangkat jaringan secara
otomatis. Dari DHCP kita dapat beberapa keuntung dari penggunaannya , keuntung
tersebut seperti :
Tidak perlu memberikan/ mengkonfigurasi alamat IP
kepada client satu per satu
Mencegah terjadinya IP conflict yang sering terjadi
pada suatu jaringan
Dengan layanan DHCP, komputer client dapat menggunakan
alamat IP dalam jangka waktu tertentu (tergantung pemberian server)
Komputer client dapat menggunakan suatu alamat IP yang
tidak dipakai oleh komputer client yang lain
Selain itu, dengan adanya DHCP, kita dapat
mengintegrasikan suatu mesin (host) ke dalam suatu jaringan, karena nantinya
mesin tersebut akan mendapat alamat IP juga melalui pooling yang sebelumnya
telah dibuat oleh server.
Sekarang
kita masuk kedalam cara pembuatannya tetapi disini saya implemetasikan melalui
cisco packet tracer. Berikut ini langkah langkah pembuatannya :
- Pertama – tama kita masukkan 3 server, 1 switch dan beberapa pc client, lalu hubungkan server dengan switch dan switch dengan pc client menggunnak kabel staraight.
- Lalu kita setting masing masing IP dari server dan nama domain setiap server.
Keterangan untuk IP dan
DNS pada setiap server :
Server0
IP address : 17.10.2.1Server0
DNS : Detik.com
Server1
IP address : 17.10.2.2
DNS : Kompas.com
Server2
IP address : 17.10.2.3
DNS : Facebook.com
- Setelah itu kita konfigurasikan DHCP di server untuk memberikan layanan ip otomatis ke setiap pc client:
- Setelah kita setting DHCP kita lihat apakah masing masing setiap pc mendapatkan IP atau tidak caranya kita lihat dengan menggunakan cmd dari pc tersebut kita ketikan ipconfig:
- Setelah semua client mendapatkan ip kita coba setiap dns server yang sudah kita buat tadi dengan menggunkan pc0 :
DNS dengan Nama Detik.com untuk server0
DNS dengan Nama Kompas.com untuk server1
Dns dengan nama Facebook.com untuk server2








Tidak ada komentar:
Posting Komentar